Tentang Kami

Lembaga Sertifikasi Usaha “Putri Kedaton” adalah nama usaha yang digunakan oleh PT “Putri Kedaton Group” dalam menjalankan usahanya di bidang jasa sertifikasi usaha pariwisata. PT “Putri Kedaton Group” didirikan di Yogyakarta berdasarkan Akta Notaris Nomor 01 pada tanggal 2 Januari 2015,dibuat oleh Notaris Esti Anna Widarsih, S.H., berkedudukan di Yogyakarta, dan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-0001367.AH.01.01 Tahun 2015 tanggal 13 Januari 2015.

PT “Putri Kedaton Group”, seperti tercantum dalam Akta Notaris, salah satu maksud dan tujuannya adalah  untuk melaksanakan kegiatan usaha jasa, khususnya usaha jasa dalam bidang Lembaga SertifIkasi Usaha (LSU) di bidang pariwisata.

LSU “Putri Kedaton” mengembangkan lembaga sertifikasi ini dengan visi dan misi sebagai berikut.

Visi
Menjadi Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata terkemuka di Indonesia yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip penyelenggaraan sertifikasi secara professional, independen dan obyektif dalam memajukan industri pariwisata sesuai dengan standar usaha pariwisata di Indonesia.

Misi
Dalam rangka mewujudkan visi di atas, “Putri Kedaton” menjalankan misi, yaitu:

  1. Menyelenggarakan kegiatan sertifikasi usaha pariwisata secara obyektif, independen dan profesional sesuai dengan kebijakan pemerintah .
  2. Menerapkan prinsip-prinsip penyelenggaraan sertifikasi secara benar.
  3. Melibatkan personal yang kompeten dan profesional dalam mendukung kegiatan sertifikasi.
  4. Mengembangkan penyelenggaraan sertifikasi usaha pariwisata yang digunakan oleh “Putri Kedaton” untuk dapat memberikan pelayanan sertifikasi terbaik kepada pelanggan.

SASARAN

  1. Melakukan penambahan lingkup sertifikasi sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan “Putri Kedaton”.
  2. Mengembangkan kompetensi personel yang terlibat dalam kegiatan sertifikasi untuk dan atas nama “Putri Kedaton”, minimal 5 personel pertahun
  3. Melakukan sertifikasi kepada minimal 10 pelanggan per tahun sesuai dengan lingkup akreditasi

PRINSIP-PRINSIP SERTIFIKASI

“Putri Kedaton” menerapkan prinsip yang spesifik dan deskriptif sebagai panduan dalam proses sertifikasi yang dilakukan dengan tujuan untuk memberikan keyakinan kepada semua pihak bahwa suatu sistem yang dioperasikan memenuhi prinsip-prinsip yang telah ditetapkan, adapun prinsip-prinsip tersebut meliputi :

  1. Ketidakberpihakan.
  2. Kompetensi.
  3. Tanggung jawab.
  4. Keterbukaan.
  5. Kerahasiaan.
  6. Cepat tanggap terhadap keluhan.

KETIDAKBERPIHAKAN

“Putri Kedaton” menerapkan prinsip ketidak berpihakan dengan tujuan:

  • Untuk menghasilkan jasa sertifikasi yang dapat memberikan kepercayaan;
  • Menghindarkan ancaman ketidakberpihakan mengingat sumber pendapatan “Putri Kedaton” berasal dari pembayaran sertifikasi pelanggannya;
  • Membuat keputusan berdasarkan bukti objektif dari kesesuaian atau ketidaksesuaian yang diperoleh dari laporan hasil audit;
  • Membuat keputusan tanpa dipengaruhi oleh kepentingan lain atau oleh pihak lain.

adapun ancaman terhadap ketidakberpihakan mencakup hal:

  • ancaman swakepentingan yaitu ancaman yang timbul dari seseorang atau lembaga yang bertindak untuk kepentingannya sendiri, yaitu swakepentingan terhadap keuangan.
  • ancaman swakajian yaitu ancaman yang timbul dari seseorang atau lembaga yang melakukan kajian terhadap pekerjaannya sendiri, yaitu apabila audit standar usaha pariwisata dilakukan oleh seseorang dari “Putri Kedaton” yang memberikan konsultasi standar usaha pariwisata kepada pelanggannya.
  • ancaman keakraban atau kepercayaan yaitu ancaman yang timbul dari seseorang atau lembaga yang terlalu akrab atau terlalu percaya dengan personel tertentu dibanding dengan pencarian bukti audit.
  • ancaman intimidasi yaitu ancaman yang dirasakan oleh seseorang atau lembaga yang merasa dipaksa secara terbuka atau rahasia, seperti ancaman akan diganti atau dilaporkan kepada penyedia.

KOMPETENSI

“Putri Kedaton” mengutamakan kompetensi personel yang didukung oleh sistem manajemen yang baik untuk menghasilkan jasa sertifikasi yang obyektif, kredibel, dan transparan.

  1. TANGGUNG JAWAB

Pelanggan bertanggung jawab untuk memenuhi persyaratan sertifikasi dan bukan lembaga sertifikasi. “Putri Kedaton” bertanggung jawab untuk mengaudit bukti objektif yang memadai sebagai dasar pengambilan keputusan sertifikasi, dimana pengambilan keputusan sertifikasi berdasarkan bukti objektif dan bukti kesesuaian yang memadai.

  1. KETERBUKAAN

“Putri Kedaton” menyediakan akses kepada public dan memaparkan informasi yang sesuai dan tepat waktu mengenai tata cara sertifikasi dan status sertifikasi usaha pariwisata misalnya pemberian, perluasan, pemeliharaan, pembaruan, pembekuan, pengurangan lingkup atau pencabutan sertifikat. Dimana bertujuan untuk memberikan keyakinan atas integritas dan kredibilitas sertifikasi.

Putri Kedaton” menyediakan akses yang sesuai atau memaparkan informasi yang tidak bersifat rahasia mengenai kesimpulan audit spesifik misalnya audit untuk menanggapi keluhan kepada pihak tertentu yang berkepentingan.

  1. KERAHASIAAN

“Putri Kedaton” menjaga kerahasiaan seluruh informasi pelanggan dalam mengaudit terhadap kesesuaian persyaratan sertifikasi secara memadai.

  1. CEPAT TANGGAP TERHADAP KELUHAN

“Putri Kedaton” cepat tanggap terhadap keluhan dari pelanggan dan menangani keluhan dengan benar secara efektif

dan efisien.

Cepat tanggap yang efektif terhadap keluhan merupakan sarana perlindungan yang efektif bagi “Putri Kedaton”. Pelanggan dan pengguna sertifikasi lainnya terhadap kesalahan, kelalaian atau perilaku yang tidak wajar. Kepercayaan dalam kegiatan sertifikasi akan terpelihara apabila keluhan diproses secara benar.

Keseimbangan antara prinsip keterbukaan dan kerahasiaan, termasuk cepat tanggap terhadap keluhan, penting untuk menunjukkan integritas dan kredibilitas “Putri Kedaton” kepada seluruh pemangku kepentingan.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.